Selasa, 08 Desember 2009


Budi L. Tobing : Patung Ariel Paling Sulit






Replika patung atau instrument sebuah band yang disimpan di museum adalah milik band legendaris yang telah wafat atau bubar. Namun berbeda dengan Peterpan, band asal Bandung ini malah membuat replika patung saat mereka tengah eksis di dunia tarik suara. Namun Ariel menganggap itu adalah bagian dari sejarah, karena mereka akan menanggalkan nama band yang telah mengangkat nama mereka hingga menjadi besar. Replica patung Peterpan itu kini tersimpan ‘kokoh’ didalam museum nasional. Siapa kreator dibalik pembuat patung tersebut ? adalah Budi L. Tobing salah seorang seniman yang juga ketua jurusan seni murni Fakultas Seni Rupa IKJ dibalik suksesnya patung yang berjumlah enam orang itu. Budi sukses memahat patung keenam personel lengkap dengan alat musik masing-masing. Saat ditanyakan, patung siapa yang paling sulit dibuat, lelaki berkaca mata itu menjawab lugas Ariel! Budi memang tidak sendiri merancang replika tersebut karena masih ada nama Ajis Saleh dan Widhi Astuti yang membantunya. “Patung yang agak sulit dibuat adalah Ariel, selain harus menyesuaikan karakter wajah, proporsi tubuh serta gesture juga menjadi pertimbangan demi suksesnya patung, namun demikian secara keseluruhan saya mendapat kesulitan,” terangnya saat dijumpai di museum nasional, Jakarta Kemarin (3/12/08). Secara keseluruhan, Budi mengaku puas karena hasilnya sesuai dengan yang diinginkan oleh Musica Studio’s dan Peterpan sendiri. Replica patung tersebut telah diserahkan untuk koleksi Museum Nasional dan siapa saja bisa melihat personel komplit Peterpan walaupun mereka berencana untuk berganti nama bulan Agustus tahun depan.

Senin, 07 Desember 2009


Delapan Tahun Bersama Peterpan


By beritaseni on September 20th, 2008

Teks/foto : Adi Marsiela
Peterpan, delapan tahun lalu nama grup musik yang satu ini masih terbilang baru buat penggemar musik di Indonesia. Sekarang, nama itu akan segera hilang dan cukup ada di ingatan para penggemarnya saja.

“Kita masih mencari nama yang baru,” kata Ariel, sang vokalis dalam kesempatan berbuka bersama Sahabat Peterpan di Score, Cihampelas Walk, Bandung, Rabu [17/9].

Tidak ingin pergi begitu saja, Ariel bersama Uki, Lukman [gitar], dan Reza [drum] mengeluarkan sebuah album baru bertajuk Sebuah Nama Sebuah Cerita 2000-2008. Dalam album terakhir yang dilepas dalam bentuk cakram padat dan kaset ini, mereka masih berjalan bersama Musica Studio.

Untuk cakram padat, mereka memproduksi sebanyak dua keeping dalam satu kemasan yang berisi 30 lagu. Sedangkan dalam kaset, hanya ada 21 lagu. Tapi tenang saja, tiga lagu baru Peterpan ada di dalam album terbarunya. Masing-masing berjudul Walau Habis Terang, Dilema Besar, dan Tak Ada yang Abadi. Selain itu, empat anak muda asal Bandung ini juga mengaransemen ulang lagu Chrisye yang judulnya Kisah Cintaku.

“Banyak kenangan yang tidak bisa dilupakan,” ungkap Uki menggambarkan perasaannya berkarir selama delapan tahun di bawah nama Peterpan.

Bagaimana tidak, sejak meniti karirnya, grup musik ini berhasil meraih sejumlah penghargaan seperti AMI Award hingga Multi Platinum. Lewat album Bintang di Surga [2004] saja, 13 penghargaan telah diborong, termasuk MTV Music Award.

Peterpan mengawali karirnya ketika mereka ikut menyumbangkan lagu “Mimpi Yang Sempurna” dalam album kompilasi bertajuk “Kisah 2002 Malam” di bulan Juli tahun 2002 lalu. Setelah itu, mereka baru membuat album sendiri, mulai dari Taman Langit [2003], Bintang di Surga [2004], OST.Alexandria [2005], sampai Hari yang Cerah [2007].

Selasa, 01 Desember 2009

Sejarah Awal Terbentuknya Band Peterpan



Senin, 2007 Desember 10


Group Band Peterpan terbentuk berawal dari pertemuan Uki dan Ariel yang pernah satu kelas di SMPN 14 Bandung. Tadinya mereka nggak saling kenal. Bahkan keduanya nyaris adu jotos. Maklum Ariel sebagai anak baru udah bikin Uki kesel. Soalnya Ariel kalau ke sekolah suka bawa gitar segala. Udah gitu ikut-ikutan bisa menggambar pula sama seperti Uki.
Dari sinilah, mereka mulai meengasah kemampuannya dalam bermusik. Bersama gank-nya Uki, Ariel akhirnya jadi teman baik plus patner nge-jamnya. Puncaknya, mereka tergabung dalm band yang menamakan dirinya Papermint. Sayang, band yang diharapkan bisa bicara banyak ini malah kandas di tengah jalan. Keduanya pun sepakat untuk jalan sendiri-sendiri.
Cerita berlanjut ketika band kesayangan Andika, Beat Jr (biasa membawakan lagu-lagu The Beatles) dan Stupid Cupid (biasa membawakan musik-musik beraliran Britpop), terpaksa bubar. Andika yang waktu itu cinta mati sama band membentuk sebuah band lagi. Uki yang jago main gitar sejak kenal Ariel dirangkulnya. Karena kekurangan personil Uki najak sohibnya di SMP, ariel. Sementara gara-gara dikenalin temen tetangganya Andika, doi pun ngajak gabung Indra dan Ari. Tahun 1997, band ini pun resmi terbentuk dengan nama Topi. Anggotanya terdiri dari Ariel (vocal/gitar), Andika (vocal/keyboard), Uki (gitar), Indra (bas), dan arie (drum).
Tadinya, formasi bakalan solid. Maklum awalnya semua personil rajin untuk latihan. Sayang, gara-gara ada personil yang nggak serius, band ini terpaksa bubar. Semua personil membuat band sendiri-sendiri. Memang dasar jodoh, Andika pun memanggil semua personil kembali.
Lagi-lagi sial. Saat hati sudah sreg, Arie cabut karena alasan pribadi. Reza dan Loekman yang pernah main bareng dengan indra dan kakaknya, digandengnya.
Karena udah ganti personil baru, maka namanya diganti menjadi Peterpan. Arti nama Peterpan simpel banget, band ini ingin terbang seperti cerita dongeng Peterpan.
Tapi semua itu tiba-tiba sirna ketika pada tanggal 8 oktober 2006 indra sebagai pembetot bas menerima surat pemecatan dengan alasan yang tidak jelas diikuti oleh Andika pada posisi keyboard. Berhembus kabar kalau Ariel sang vokalis merupakan biang dari pemecatan ini. Menurut berbagai sumber Andika dengan berbesar hati meneriman pemecatan tersebut tapi yang sangat disesalkannya adalah kenapa indra rekannya itu juga dipecat. Dipihak lain sampai saat label tempat Peterpan bernaung belum memberikan konformasi yang jelas tentang konflik ditubuh band ABG tersebut. Ariel sendiri sampai saat ini masih belum memberikan komentar tentang gosip yang menyebutkan kalau dialah biang dari semua perpecahan yang ada ditubuh Peterpan.
Beberapa pentolan grup band lain seperti Piyu PADI, Kikan COKELAT, Ian RADJA yang menyesalkan pemecatan dua personil Peterpan tersebut. Mereka menganggap ini hanya kesalahpahaman belaka dan masih mungkin bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Titik Puspa yang juga pernah berduet serta bekerjasama dengan Peterpan juga menyesalkan hal tersebut tetapi beliau hanya mengatakan untuk tidak sampai terjadi konflik yang berkepanjangan dan semoga dapat diselesaikan secara arif dan bijaksana.